#9

 Tangisku menjadi dalam sujudku

Berbuah pertanyaan yang tak sengaja terucap dalam lisanku


“Tuhan, maafkan aku yang mencoba menduakan cintaMu dengan mencintai ciptaanMu yang memang tak sempurna”


“Tuhan, maafkan aku yang mengingkariMu dengan percaya akan semua janji manisnya, padahal kami semua tau, bahwa janjiMu benar adanya.”


“Tuhan, maafkan ia yang mempermainkanku dengan ego dan hawa nafsunya, sehingga tak mampu ku bedakan, yang mana cinta duniawi, dan mana cinta sejati”



Jakarta,  18 Februari 2022

Armiya Husein

Komentar

Postingan Populer